sertamenurunkan keuletannya (ductility). Elemen Rangka Atap Baja Ringan. 1.KUDA-KUDA ( Ketebalan 0,7 -1mm ) 2.RENG ( Ketebalan 0,4 -0,7mm ) 3.SEKRUP. 4.JURAI DALAM. ELEMEN BAJA RINGAN. Berbeda dengan baja konvensional,baja ringan merupakan baja mutu tinggi yang memiliki sifat ringan dan tipis, namun memililki fungsi setara baja konvensional.
Distributor& Aplikator . Rangka Atap Baja Ringan Wilayah Solo Kami juga melayani anda dalam konsultasi secara gratis untuk mengetahui harga baja ringan per meter plus pasang untuk wilayah Solo dan sekitarnya, harga rangka baja ringan per batang, biaya pasang baja ringan per meter, harga baja ringan taso, harga borongan baja ringan per meter denganharga atap baja ringan
Olehkarena itu selain ringan, rangka atap baja ringan biasanya juga anti karat. Baja ringan memiliki tiga varian (G250, G300, G500) yang dibedakan berdasarkan kekuatan tarik tingginya, fungsi dan ketebalan 0,20 sampai 2 mm. Meski tengah hits, rangka atap baja ringan baru dikenal orang-orang Indonesia di sekitar akhir tahun 1999 – 2000.
Konstruksikuda-kuda adalah susunan rangka batang yang berfungsi mendukung beban atap termasuk juga beratnya sendiri, sekaligus dapat memberikan bentuk pada atap. Kuda-kuda merupakan penyangga utama pada struktur atap. Struktur ini termasuk dalam klasifikasi struktur framework (truss), secara umumnya kuda - kuda terbuat dari kayu, bambu, baja, dan
Rangkaatap baja ringan dipasang dengan sistem konstruksi baja ringan yang stabil dan kokoh dengan keunggulan baja ringan yang tahan terhadap segala cuaca, tidak berkarat, anti rayap, kuat untuk puluhan tahun, atap rumah akan semakin kokoh dengan menggunakan rangka atap baja ringan dan memiliki kelebihan-kelebihan lainnya. Keterangan lebih lanjut anda dapat melihat
PerencanaanStruktur Rangka Atap Baja Ringan Struktur rangka atap baja ringan dianalisa berdasarkan SNI 7971 : 2013. Beban mati D Beban mati adalah berat seluruh bahan
glaeI. Tugas “KONSTRUKSI ATAP RANGKA BAJA RINGAN” ANGGOTA KELOMPOK ABDUL HASYIM E1A1 12 002 SUPIRMAN E1A1 12 019 SIDRATUL NDISE TANAKA E1A1 12 013 DESHI ASTARY MADJID E1A1 12 030 PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HALU OLEO KENDARI 2015 A. Latar Belakang Seiring pesatnya pertambahan jumlah penduduk saat ini, maka akan berdampak pada kebutuhan akan tempat tinggal. Peluang ini dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis di bidang property. Sehingga seiring dengan perjalanannya munculah perusahaan-perusahaan pengembang yang bergerak di bidang perumahan. Mereka berlomba menciptakan berbagai macam hunian sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan trend yang ada. Dengan pertambahan penduduk yang sangat cepat, berimpilkasi pada pertumbuhan kebutuhan pembangunan perumahan, maka mau tidak mau akan berdampak kepada kebutuhan akan material bahan bangunan, Salah satunya adalah material kayu, dimana jenis material ini sangat diperlukan dalam pembuatan rumah. Material kayu ini digunakan dalam pembuatan kusen, konstruksi atap dan pekeijaan-pekerjaan lainnya. Karena semakin menipisnya persediaan kayu, maka diciptakanlah jenis material lain yang dapat menggantikan peran material kayu ini dalam pembuatan rumah. Salah satu contohnya yaitu Baja Ringan/Truss. Material ini sering digunakan dalam pekerjaan konstruksi atap. Maka bagian — bagian dan konstruksi atap rumah baik kuda — kuda, gording, balok nock, jurai. kasau maupun reng, yang tadinya dalam proses pengerjaann, sering digunakan bahan Kayu, sekarang dapat digantikan dengan Baja Ringan/truss. Material Baja Ringan ini masih sangat minim penggunaannya dalam proyek-proyek perumahan. Tetapi apabila dibandingkan dengan material Kayu, maka material Baja Ringan ini sangat mudah dikerjakan dan sangat menghemat waktu. Maka dalam hal ini peneliti akan melakukan analisis konstruksi atap rumah dengan material baja ringan ini. B. Tinjauan Pustaka Konstruksi atap adalah bagian paling atas dari suatu bangunan, permasalahan konstruksi atap tergantung pada luasnya ruang yang harus dilindungi, bentuk dan konstruksi yang dipilih, dan lapisan penutupnya. Pengaruh lingkungan luar terhadap atap menentukan pilihan penyelesaian yang baik terhadap suhu sinar matahari , cuaca air hujan dan kelembaban udara, serta keamanan terhadap kebakaran petir dan bunga api sehingga atap harus memenuhi kebutuhan terhadap keamanan dan kenyamanan. Konstruksi atap rangka baja ringan adalah konstruksi atap rangka baja ringan yang strukturnya tidak jauh berbeda dengan konstruksi atap rangka kayu, hanya saja bahan pembuatnya dari bahan rangka baja ringan atau sering disebut truss. Rangka atap kuda-kuda baja ringan atau yang biasa disebut Truss adalah rangka yang terbuat dan baja lapis Zincalume dengan kandungan Alumunium, Zinc, dan Silikon. Produk mi digunakan sebagai alternatif pengganti rangka atap kayu yang selama ini masih digunakan. Spesifikasi produk baja ringan/truss adalah sebagai berikut Tabel 1 Spesifikasi Baja Ringan/Truss Bahan Dasar Zinc Zn, Alumunium Al, Timah hitam Pb, dan Besi Fe Jenis Ketebalan C =1 mm Bottom Chord & Top Chord C = 0,75 mm Web Lebar yang tersedia 55% Al 43,5% Zinc 1,5% Si Komposisi Bahan Aluminium 99% dan 1% campuran Berat tergantung tipe logam campuran Main Truss C = 1,295 kg/rn Main Truss C = 0,987 kg / m Reng U Type 0,6 TCT = 0,7 17 kg / rn Talang Dalam Valley Gutter = 1,23 kg Keunggulan Produk Anti Rayap Tahan Karat Lebih ringan disbanding kayu Pemasangan cepat dan mudah Tahan api Pemasangan lebih akurat Tidak melengkung Tidak perlu di cat Tidak ada material terbuang Sekalipasang untuk selamanya Rangka atap roof truss adalah sistem struktur yang berfungsi untuk menopang/menyangga penutup atap, dengan elemen-elemen pokok yang diri dari kuda-kuda truss, usuk/kasau rafter, dan reng roof batten. Truss merupakan struktur rangka batang kuda-kuda sebagai penyangga utama rangka atap, yang terdiri dan batang utama luar chords dan batang Iam webs, dan yang berfungsi untuk menahan gaya aksial tarik dan tekan, maupun momen lentur. Gambar 2 dibawah ini merupakan struktur kuda-kuda baja ringan secata utuh. \ Berdasakan bentuk geometrinya, kuda-kuda truss baja ringan dapat dibedakan 3 yaitu 1. Kuda-kuda utuh / standard truss merupakan kuda-kuda berbentuk segitiga utuh, kuda-kuda jenis ini dapat digunaka pada atap pelana, maupun bagian tengah dan atap limasan, 2. Kuda-kuda terpancung truncated truss, merupakan kuda-kuda berbentuk liga terpancung, 3. Saddle truss, merupakan kuda-kuda berbentuk segitiga kecil, yang berfungsi untuk menyatukan dua bidang atap pada rencana atap bangunan yang berbentuk Lesser L. Baja ringan untuk konstruksi atap yang biasa disebut Truss adalah rangka atap dengan bahan t ringan Zinc-Aluminium Zin Calume dengan komposisi sbb 5O % Aluminium, 43,5% Zinc, 1,5 % Silicon. Anti karat yang terkandung di truss adalah unsur yang menyatukan dengan bahan dasar sebagai lapisan daya tahan 4 kali lipat dan lapisan pelindung seng biasa/Galvanis. Truss terbuat dan Zinc-Aluminium Hi Tensile kekuatan tank, lipat, punter G550 atau truss sanggup menopang 550 kg / 1 cm2. Keunggulan Truss adalah sebagai berikut Menggunakan Metal Zinc Calume dan Blue Scope Steel yang merupakan pemegang lisensi bajaringan original 5 kali lebih kuat dan baja galvanis 40 % lebih kuat dan Mild Steel Anti Karat / korosi Fabrikasi dilakukan di proyek untuk menghindani salah konstruksi / tidak perlu merubah mengurangi ring balok bangunan yang ada Truss memiliki standar bentuk dan ukuran yang tetap karena semua komponen di produksi dengan menggunakan mesin teknologi tinggi. Profil baja ringan yang beredar di pasaran Indonesia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Profil C, ketebalan 0,75 mm dan 1 mm, digunakan pada fabrikasi kudakuda truss, dan usuk rafter. Dan Profil A dengan ketebalan antara 0,4 mm sampai 0,7 mm idealnya 0,55 mm, yang biasa digunakan sebagai reng. Dalam perakitan dan pemasangan struktur rangka atap baja ringan, perlu diperhatikan ketentuan pemilihan dan pemasangan alat sambung agar diperoleh sistem struktur yang stabil, kuat, dan tidak merusak lapisan anti karat. Sehubungan pada konstruksi baja ringan tidak dilakukan dengan cara pengelasan melainkan sambungan dengan menggunakan baut khusus.. Alat sambung yang digunakan biasanya berupa baut screw khusus, yang terbuat dan baja mutu tinggi, dan telah dilengkapi lapisan anti karat coating, seperti halnya elemen-eleman struktur ringan yang digunakan. Hal ini harus diperhatikan karena beberapa alasan a. Untuk menjamin stabilitas kekuatan dan kekakuan struktur, maka diperlukan alat sambung dengan kekuatan dan kekakuan yang sama dengan elemen/komponen utama sistem struktur. b. Alat sambung harus dilapisi dengan lapisan anti karat yang sama dengan elemen/komponen struktur, karena jika terjadi korosi pada baut, maka akan ada resiko penjalaran korosi pada elemen/komponen struktur baja ringan itu sendiri. Biasanya spesifikasi baut yang memenuhi persyaratan untuk digunakan pada struktur rangka atap baja ringan adalah Jenis baut yang digunakan untuk usuk rafter 12- 14×20 HEX dan baut untuk digunakan untuk menyambung reng 10- 16×26 HEX. Elemen-elemen baja ringan relatif tipis, maka untuk menghindari kerusakan pada saat pemasangan baut ataupun kerusakan pada masa layan beban rencana dikerjakan, cara pemasangan alat sambung harus memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut 1. Jarak antara baut, yang terletak di ujung sambungan paling tepi dengan ujung batang yang disambung, minimal 2 kali diameter baut yang digunakan. 2. Jarak antara baut satu dengan baut yang lainnya, minimal 3 kali diameter baut yang digunakan. 3. Pemasangan baut harus menggunakan alat screw-driver, berkecepatan 2000 rpm hingga 2500 rpm, dengan posisi tegak lurus bidang sambungan, dan alat harus segera dihentikan ketika screw telah cukup kencang. 4. Baut tidak diletakkan segaris dengan garis kerja atau garis berat elemen batang, melainkan ditempatkan di bagian tepi, dengan posisi yang diusahakan simetris, dan membagi sama besar pada sudut-sudut pertemuan antar elemen. C. Analisis Dan Pembahasan Data-data yang dianalisis disini merupakan konstruksi atap rangka baja ringan pada rumah type 50 dari berbagai sumber dan hasil studi literatur dan survey di lapangan serta pengambilan data dari penyedia jasa konstruksi baja ringan. Analisis dihitung besarnya kebutuhan material yang diperlukan sekaligus besarnya biaya yang akan dikeluarkan untuk konstruksi atap rangka baja ringan yang didapat, dapat dihitung besarnya kebutuhan material yang diperlukan sekaligus besarnya biaya yang akan dikeluarkan. Analisis atap rangka baja ringan rumah yang sarna Type 50 dengan jenis penutup atap yang didapat data-data berupa rencana atap baja ringan pada Gambar 5 dan rencana detail kuda-kuda yang dapat dilihat pada Gambar 6 di bawah ini yang diperoleh dari pihak supplier baja ”Mega Truss global”. yang mengajukan penawaran pada perusahaan pengembang. Kuda-kuda K1 dan K2 pada Gambar 6 diatas, untuk botton chord dipakai dengan ukuran – untuk topo dan web digunakan ukuran C 75 – serta menggunakan baut 12 – 14 x 50 HEX. Tabel 2 dibawah ini merupakan jumlah kebutuhan dari detail kuda-kuda K1 dan K2. Tabel 2 Analisis Kebutuhan Baja Ringan No. 1. Detail Kuda-kuda Jumlah Keterangan K1 C 75 – 3 btng C 75 – 10 btng Baut 12 – 14 x 50 HEX Bracket L dan Baut Dyna Bolt 210 buah 7 buah 14 mm No. 2. Detail Kuda-kuda K2 Jumlah Keterangan C 75 – 2 btng C 75 – 7 btng Baut 12 – 14 x 50 HEX Bracket L dan Baut Dyna Bolt 3. 168 buah 6 buah 14 mm Roof Batten / reng Top Span 40 x 30 x 80 mm 44 btng Panjang 6 m Dari hasil perhitungan dapat dibuat tabel perbandingan harga perti di bawah ini. Untuk material rangka baja ringan / truss diambil harga penawaran dan supplier baja ringan “MegaTruss global” sebesar Rp. m 2, maka hasil analisis rincian biaya struktur kuda-kuda baja ringan sebagaimana terurai pada tabel 3 berikut ini Tabel 3 Rincian biaya kuda-kuda Rangka Baja No . 1 Uraian Satuan Harga Satuan Rp Jumlah Rp Rangka Atap + Kuda-Kuda Truss - Bottomchord5Btg11 m - Top chord 6 Btg 11 m - Web 9 Btg 11 m - Top Span 44 Btg 6 m 77,64 m2 - Baut 12— I4×5OFIEX l6SBh - Baut 10-16 x 16 HEX 221 Bh - Bracket L dan Baut Dyna Bolt 14 mm 6 Bh No . 2 3 Uraian Genteng beton Genteng kerepus Total Biaya Satuan 730 Buah 38 Buah Harga Satuan Rp 3,000 4,500 Jumlah Rp 2,190,000 171,000 13,465,100 D. Kesimpulan Adapun kesimpulan yang dapat di tarik dari penjelasan dan pembahasan diatas adalah sebagai berikut 1. Mengganti material kayu dengan material baja ringan/truss pada pekerjaan rangka atap rumah sederhana tidak terlalu memakan biaya yang besar, dibandingkan dengan daya tahan dan keuntungan yang didapat dan jenis material baja ringan/truss mi. 2. Baja ringan / truss memiliki estetika indah yang dapat dibentuk struktur sesuai dengan desain yang diinginkan dan lebih dapat menghemat bahan, dibandingkan struktur kuda-kuda kayu. 3. Material baja ringan/truss adalah solusi untuk mengganti kelangkaan material kayu, yang mana semakin lama material kayu ini semakin sulit didapatkan dan penggunaan material baja ringan/truss ini ikut mensukseskan pemberantasan illegal logging yang sedang marak-maraknya saat ini dan ikut melestarikan hutan Indonesia.
konstruksi rangka atap baja ringan