Soe Hok Gie meninggal dunia di Gunung Semeru, Jawa Timur pada tanggal 16 Desember 1969.Tragisnya, Soe Hok Gie meninggal dunia jelang hari ulang tahunnya yang ke-27. Sebelum mengembuskan napas terakhir di Gunung Semeru, Soe Hok Gie sempat menulis di buku catatannya yang seolah mengisyaratkan bahwa dirinya akan mati muda. Berikut adalah tulisannya itu yang termaktub di buku Catatan Seorang
Drs. Soe Hok Gie (17 Desember 1942 - 16 Desember 1969) adalah seorang aktivis keturunan Tionghoa-Indonesia yang menentang kediktatoran berturut-turut dari Presiden Soekarno dan Soeharto. Ia adalah mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 1962 - 1969 .
Puisi; Visual. UNTAN VOICE RADIO; Mimbar Untan Tv; Oleh Sebab Itu Gagasan Dan Pemikiran Mu Tak Pernah Mati " Soe Hok Gie atau yang akrab di panggil Gie, seorang aktivis mahasiswa keturunan tiongha yang lahir 17 Desember 1947. Namun sayangnya ia harus mati muda di usia sudah hampir menginjak yang ke 27 tahun pada tanggal 16 Desember
KOMAPS.com - Gunung Semeru menjadi saksi bisu meninggalnya aktivis muda Indonesia, Soe Hok Gie, 52 tahun lalu.. Pemuda yang akrab disapa Gie ini mengembuskan napas terakhirnya di Puncak Mahameru, Gunung Semeru, pada 16 Desember 1969.. Jalur pendakian Gunung Semeru pada masa itu jauh lebih ekstrem karena belum banyak pendaki menjadikannya destinasi seperti beberapa dekade belakangan.
Soe Hok Gie (17 December 1942 - 16 December 1969) was a Chinese Indonesian activist who opposed the successive dictatorships of Presidents Sukarno and Suharto. Overview [ edit ] Soe was an ethnic Chinese [3] Roman Catholic , the fourth of five children in his family.
Soe Hok Gie pun akhirnya mati muda seperti keinginannya. Dia memang berdarah keturunan Tionghoa, tetapi mungkin lebih nasionalis daripada sebagian besar pribumi disini. "Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua.
rN3su.
puisi soe hok gie mati muda